Agama – 10 Hukum Tuhan dan Penjelasannya


Penjelasan ttg 10 Perintah Allah :

1. "Jangan ada padamu allah lain dihadapanKu." (Keluaran 20:3).
"Allah lain" itu tidak berarti hanya sebuah patung berhala atau suatu tiang berhala
ukiran. Apa saja yang menjadi  perhatian atau pujaan kita yang terutama, itulah allah
kita. Olahraga dapat menjadi suatu allah, demikian juga  pekerjaan, ataupun uang. Seks
dapat menjadi suatu allah bagi sebagian orang, dan berwisata dapat menjadi suatu
allah bagi lainnya. Tetapi perhatian kita yang terutama harus ditujukan kepada Allah.
Dialah satu-satunya yang patut  kita puja. Tuhan Yesus berkata bahwa hukum yang
terbesar ialah mengasihi Allah dengan segenap hati, jiwa, akal  budi, dan kekuatan.
Jika kita dapat berbuat demikian, berarti kita sudah dapat menunjukkan bahwa kita
tidak  menyembah allah lain kecuali Tuhan sendiri.


2. "Jangan membuat bagimu patung..." (Keluaran 20:4).
Hukum pertama berhubungan dengan siapa yang kita sembah. Hukum kedua ini berkenaan
dengan bagaimana kita  menyembah. Kita diminta untuk menyembah Allah dengan
sungguh-sungguh, dengan sepenuh hati. "manusia melihat  apa yang di depan mata, tetapi
Tuhan melihat hati" (1 samuel 16:7). Jika kita duduk dalam sebuah gereja dengan  penuh
kesalehan, tetapi mengabaikan Allah, berarti kita memberhalakan gedung gereja itu.

3. "Jangan menyebut nama Tuhan, Allahmu, dengan sembarangan" (Keluaran 20:7).
Hal ini tidak hanya berlaku dalam bersumpah, tetapi menyangkut juga memakai nama Tuhan
Allah, tanpa memikirkan  pribadi Allah itu sendiri. Jika kita menyanyikan kata-kata
pujian dengan tidak menentu, atau jika kita mengaku diri  sebagai orang Kristen tetapi
tidak mengenal Kristus secara pribadi, berarti kita menyebut nama Allah dengan
sembarangan.

4. "Ingat dan kuduskanlah hari Sabat" (Keluaran 20:8).
Menurut Firman Tuhan, satu hari dalam seminggu dikhususkan untuk kebaktian dan
istirahat. Yesus berkata, "Hari  Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk
hari Sabat" (Markus 2:27). Ini berarti kita memerlukan hari  yang khusus itu. Allah
dengan hikmatNya mengajarkan bahwa tubuh kita memerlukan istirahat, sama seperti roh
kita  juga memerlukan penyegaran rohani melalui ibadat. Penggunaan hari-hari istirahat
untuk kesenangan dan sekedar  memboros-boroskan waktu saja tanpa ibadat berarti kita
menyia-nyiakan manfaat keduanya, baik waktu istirahat  maupun waktu ibadat.

5. "Hormatilah ayahmu dan ibumu..." (Keluaran 20:12).
Ayat ini tidak memberikan batasan berapa umurnya untuk penghormatan semacam itu. Juga
tidak disebutkan  orangtua bagaimanakah yang patut dihormati. Hal ini berarti bahwa
kita tidak mutlak harus "menaati" orang tua yang  mungkin saja tidak patut dihormati,
karena taat dan hormat memiliki arti yang berbeda. Bukan saja pada waktu kita  masih
anak-anak tetapi selama orangtua kita masih hidup, kita harus menghormati mereka jika
kita ingin menaati  Allah. Penghormatan ini bermacam-macam bentuknya: kasih sayang,
pengertian, bantuan keuangan, penghargaan.

6. "Jangan membunuh" (Keluaran 20:13).
Perbuatan membunuh sebenarnya merupakan hasil dari perasaan batin. Latar belakangnya
dapat berupa kebencian,  iri hati, atau dendam. Tuhan Yesus berkata, "Kamu telah
mendengarkan yang difirmankan kepada nenek moyang  kita: Jangan membunuh; siapa yang
membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: setiap orang yang  marah terhadap
saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus
dihadapkan ke  Mahkamah Agama  dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke
dalam neraka yang menyala-nyala" (Matius  5:21-22). Adakah seseorang yang berani
berkata bahwa ia belum pernah marah dengan seorang yang lain? Kita  semua telah
terkena oleh hukum ini, walaupun kita belum pernah merenggut jiwa seseorang dengan
kekerasan.

7. "Jangan berzinah" (Keluaran 20:14).
Hukum ini lebih dari sekedar kemurnian seksuil saja, tetapi menyangkut sikap mental
yang dikuasai oleh seks, seperti  melihat kepada seorang laki-laki atau wanita dengan
sikap penuh hawa nafsu. Bagi Allah, kesucian itu pertama-tama  lebih menyangkut sikap
hati daripada perbuatan. Dengan pernyataan seperti itu mungkin saudara berkata,"
Sungguh  menggelikan! Tidak seorang pun dapat memenuhi hukum itu." Namun bagi Allah
tidak ada yang mustahil. Untuk itulah  setiap orang Kristen haruslah
bersungguh-sungguh dalam persekutuan dengan Kristus Yesus, Tuhan dan Juruselamat  kita.

8. "Jangan mencuri" (Keluaran 20:15).
Penjelasan ada di no 10.

9. "Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu" (Keluaran 20:16).
Kita membayangkan seorang saksi dalam ruang pengadilan. Jika dalam kedudukan seperti
itu kita berdusta, kita telah  menjadi saksi dusta terhadap sesama manusia. Tetapi
bagaimana kalau kita hanya memfitnah secara halus? Hukum  ini tetap dilanggar juga!

10. "Jangan mengingini..." (Keluaran 20:17).
Jika kita mengambil sesuatu barang milik orang lain, itu namanya mencuri. Itulah suatu
perbuatan. Mengingini adalah  suatu sikap. Jika kita ingin memiliki suatu barang
kepunyaan orang lain, itu namanya mengingini. Kita diperintahkan  supaya jangan
mengingini apapun milik sesama kita, misalnya : rumahnya yang baru, mobilnya, ataupun
suami/isterinya.

Kesimpulan.
Dapatkah seseorang membaca Sepuluh Perintah Allah itu dengan pengertian yang benar,
tanpa merasa bersalah  olehnya ? Semua hukum itu menyingkapkan rahasia hati kita
sendiri. Rasul Yakobus memberikan tanggapan bahwa  jika satu hukum saja yang
dilanggar, sudah cukup untuk membinasakan kita. Jika kita dinaikkan ke sorga dengan
sebuah rantai yang terdiri atas sepuluh mata rantai hukum Allah, dapatkah kita
diselamatkan? "Sebab barangsiapa  menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu
bagian daripadanya, ia bersalah terhadap seluruhnya" (Yakobus  2:10).
Alkitab dan suara hati kita membenarkan bahwa kita semua adalah orang-orang yang
berdosa. Namun Alkitab pula  lah yang mengatakan bahwa dosa-dosa kita telah ditebus
oleh darah Kristus, sehingga orang yang percaya  kepadaNya tidak akan binasa,
melainkan memperoleh hidup yang kekal. Amien.

Posted on August 24, 2011, in Daily, School and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: