Blog Archives

Penyakit Nefrosis


 

Nefrosis adalah kondisi di mana membran glomerulus bocor, menyebabkan sejumlah protein keluar dari darah menuju urine. Air dan Natrium berkumulasi dalam tubuh menyebabkan Edem. Edem  khususnya terdapat  di bagian pergelangan kaki, perut dan mata. Nefrosis umumnya terjadi pada anak-anak.

Nefrosis juga bisa di artikan sebagai  suatu jenis nefritis yang ditandai dengan penurunan kondisi pembuluh-pembuluh pada ginjal. Nefrosis murni sangat jarang dijumpai. Yang lebih sering ditemui adalah yang berhubungan dengan glomerulonefritis atau penyakit-penyakit lain yang menyerang ginjal. Read the rest of this entry

Advertisements

Penyakit Albuminuria


Penyakit albuminuria adalah suatu penyakit ginjal, dimana ditemukannya protein albumin di dalam urine. Dalam urine normal, protein albumin seharusnya tidak ditemukan. Akan tetapi karena adanya kerusakan pada ginjal, terutama pada bagian glomerulus, maka protein akan lolos dari sarinyan ginjal dan keluar melalui urine. Ada banyak penyebab terjadinya penyakit ini. Beberapa contohnya adalah kurangnya asupan air ke dalam tubuh sehingga memperberat kerja ginjal. Selain itu, asupan protein, kalsium dan vitamin C yang terlalu berlebihan juga dapat membuat glomerulus harus bekerja lebih keras sehingga resiko terjadinya kerusakan juga akan lebih besar.

Untuk penyakit yang ringan tidak ada gejala yang berarti. Namun, seiring dengan semakin beratnya penyakit, maka gejala yang timbul akan lebih jelas. Salah satu yang bisa dilihat dengan jelas adalah timbulnya oedem (pembengkakan berisi cairan) pada daerah – daerah tertentu. Oedem ini timbul karena kurangnya kadar protein albumin di dalam darah sehingga tekanan osmotic di Read the rest of this entry

Penyakit Langka Progeria


Bagaimana, sih, ihwal munculnya penyakit itu? Dr. Eriyati Indrasanto, Sp.A, menjelaskan bahwa progeria adalah kelainan genetik yang memang sangat jarang terjadi. Progeria berasal dari bahasa Yunani yaitu geras yang berarti usia tua. Jadi si penderita mengalami penuaan dini dengan kecepatan yang berkisar 4-7 kali lipat dari proses penuaan normal. Contoh konkretnya, bila si anak yang mengalami progeria berumur 10 tahun, maka penampilannya akan tampak seperti orang berusia 40-70 tahun! Artinya, semua organ tubuh si bocah, termasuk organ pernapasan, jantung, maupun sendi-sendinya sudah mengalami kerentaan. Read the rest of this entry